PONDASI PIJLER

Dalam pelaksanaan pembuatan pondasi staal, terlebih dahulu harus dilakukan penggalian tanah sepanjang tembok sesuai gambar denah bangunan berupa parit-parit. Apabila letak kedalaman tanah baik/kuatantara 0,80 – 2,00 m, penggalian parit-parit tidak mengalami kesukaran. Tetapi kalau letak kedalaman tanah baik sampai 2,50 – 3,00 m, maka penggalian parit tidak menguntungkan lagi. Oleh karena itu digunakan pondasi dengan konstruksi lain, yaitu yang disebut pondasi pijler. Bahan dari pondasi pijler dapat menggunakan :
a. pasangan batu merah
b. pasangan batu kali
c. beton batu kali, yaitu pasangan batu kali dengan perekat/spesi dari beton. Bentuk dari pondasi pijler berupa pyramida terpancung.

popiler

 

Pondasi pijler dibuat pada sudut-sudut bangunan, pertemuan temboktembok. Jarak antara pijler yang satu dengan yang lain diambil ? 3,00
BENTUK PONDASI PIJLER
Tampak Atas Tampak
Proyeksi 11 m rata-rata (2,50 – 3,50m). Diatas pondasi pijler diletakkan balok sloof, seperti halnya pada perkembangan konstruksi pondasi staal.

Ukuran dari pondasi pijler tidak sama besar, artinya untuk tembok bagian luar yang mempunyai beban/muatan besar ukuran pondasi pijler juga lebih besar dibandingkan dengan ukuran pondasi pijler yang memikul tembok bagian dalam. Juga ukuran pijler yang ini tergantung dari jarak antara pijler yang satu dengan yang lain. Tetapi untuk memudahkan dalam pelaksanaan, ukuran pijler-pijeler pada temboktembok luar diambil sama besar dan sebagai dasar ditetapkan ukuran hasil perhitungan yang terbesar.

kontruksi-pondasi

perkmbngna-koplier

Balok sloof dipindahkan ke atas sebagai pengganti dari trasraam bagian bawah (di bawah lantai), sedang pasangan pondasi pijler dinaikkan.
Balok sloof dipindahkan ke atas seperti perkembangan pertama, tetapi pasangan pondasi pijler tidak dinaikkan. Untuk menahan tekanan tanah/pasir di bawah lantai, konstruksi balok sloof yang tidak diatas pijler dapat dibuat lebih tipis.

beton-slof

Pondasi pijler dapat pula dihubungkan dengan lengkung-lengkung dari pasangan batu merah, jadi tidak dihubungkan dengan balok sloof. Konstruksi jenis ini sebenarnya merupakan konstruksi pondasi pijler yang mula-mula dikenal sebelum orang mengetahui konstruksi dengan menggunakan beton bertulang. Bentuk lengkung penghubung ini ada dua macam, yaitu lengkung segment (tembereng) dan lengkung setengah lingkaran.
Untuk lengkung penghubung tembereng, pada sudut-sudut bangunan harus diberi perkuatan untuk menahan gaya-gaya keluar Sedang pada lengkung penghubung setengah lingkaran tidak diperlukan perkuatan, karena arah gaya ada yang hanya berupa tegak/vertikal (V).

Langkah-Langkah Pembuatan Pondasi

Rancangan pembuatan propil dari gambar pondasi, khusus pondasi staal termasuk pondasi dangkal memanjang dapat dilihat dari bentuk denah bangunan, dengan berbagai jenis pertemuan yaitu pertemuan siku, pertemuan tegak dan pertemuan silang.
Pemasangan propil pondasi stall

pondasi-stal

 

pondasi-stal1

 

1. Alat

– Cetok
– Water pass
– Pukul besi (berat 1 kg)
– Benang
– Ember
– Kotak spesi
– Cangkul
– Sekop
– Bodem (berat 4 kg)
– Paku 1,5”

2. Bahan
– Batu kali
– Kapur
– Semen merah / PC
– Pasir
– Air
– Papan 2/20, balok 4/6
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
– Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, gunakan pakain kerja secara benar dan lengkap.
– Pecahlah batu yang terlalu besar menggunakan bodem atau pukul besi, sehingga mudah untuk diangkat
– Lakukan pemecahan batu di tempat yang tidak membahayakan akibat pecahan batu yang terlempar.

4. Langkah Kerja
– Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
– Bersihkan galian yang telah dibuat dan kontrol kedalaman dan lebar galian serta kelurusannya.
– Hamparkan pasir sebagai lapisan dasar pondasi dan dipadatkan sehing-ga mempunyai permukaan yang rata dengan tebal minimum +20 cm.
– Apabila pasirnya kering pada saat pemadatan lakukan penyiraman dengan air secukupnya (jangan terlalu jenuh).
– Setelah padat siramlah dengan air hingga jenuh
– Pasanglah profil pondasi secara kuat pada ujung-ujung pondasi.
– Pasanglah satu lapisan batu kosongan dengan ketinggian + 15 cm – 20 cm (tanpa spesi) sepanjang pondasi sebagai lapisan dasar, kemudian taburkan pasir serta disiram air sampai celah-celah antara batu dapat terisi penuh.
– Rentangkan benang sisi luar rencana pondasi antara profil dengan profil setinggi + 30 cm.
– Hamparkan spesi pondasi dan pasanglah batu pondasi dengan rapi dengan posisi batu mendatar.
– Ulangi langkah di atas sampai dengan ketinggian sesuai dengan rencana.
– Isilah celah-celah antara batu pondasi bagian samping sampai penuh.

 

Dasar Pembuatan Pondasi Yogyakarta

Pondasi staal dipergunakan di atas tanah kuat/baik yang letaknya tidak dalam. Pada umumnya dari permukaan tanah sedalam 50 cm, terdapat tanah yang disebut tahan humus, yaitu lapisan tanah yang mengandung campuran bekas cabang-cabang kayu kecil-kecil, sampah, dan sebagainya. Diatas tanah semacam ini tidak dapat diletakkan pondasi karena ada kemungkinan pondasi akan turun akibat menjadi padatnya tanah humus yang diakibatkan muatan diatas tanah tersebut. Penurunan pondasi yang merata tidak menimbulkan kesulitan, karena apabila konstruksi bangunan gedung diatas pondasi dapat turun secara merata pula. Tetapi apabila penurunan pondasi tidak dapat merata, maka kerusakan-kerusakan akibat penurunan ini tidak dapat dihindarkan. Kerusakan-kerusakan tersebut
misalnya berupa :

a. pecah/retaknya tembok-tembok.
b. pintu/jendela tidak dapat dibuka.
c. atap berubah bentuk.
d. dan lain-lain kerusakan.

Oleh karena itu lapisan tanah humus harus digali dan dibuang ke tempat lain. Perletakan dasar pondasi staal ditetapkan lebih dalam dari lapisan tanah humus (?30 a 50 cm atau, lebih dalam) agar diperoleh kepastian tanah yang cukup kuat dan memenuhi syarat. Sehingga kedalaman rata-rata dari pondasi staal berkisar antara 80 a 100 cm dari permukaan tanah.

Dasar perhitungan pondasi staal adalah perlebaran/perluasan dasar pondasi terhadap tebal tembok dengan maksud agar supaya ada pembagian yang lebih merata dari gaya -gaya yang ditimbulkan muatan diatasnya pada tanah di tempat pondasi diletakkan pada tiap satuan luas dalam kg/cm2. Oleh karena itu pondasi staal merupakan pondasi ringan, artinya hanya mendukung muatan konstruksi bangunan gedung yang kurang berat, maka perlebaran/perluasan dasar pondasi dapat ditetapkan 2 ½ a 3 x tebal tembok. Walaupun demikian dalam menentukan ukuran luas dasar pondasi harus diperhitungkan muatan dari bangunan diatasnya. Pondasi staal dapat dibuat dari pasangan batu merah, pasangan batu  kali/alam dan beton tidak bertulang/bertulang atau gabungan.

pondasi

PONDASI PASANGAN BATU KALI TEMBOK ½ BATU

pondasi-2

PONDASI PASANGAN BATU KALI TEMBOK 1 BATU

Dalam penggambaran, untuk pasangan batu merah ½ batu diambil ukuran 15 cm, sedang untuk pasangan 1 batu diambil ukuran 30 cm. Lantai ditetapkan sebagai titik nol dan dipakai sebagai dasar ukuran dari keseluruhan bangunan. Di atas dan di bawah lantai setebal masing-masing 20 cm dari pasangan tembok dibuat pasangan kedap air yang disebut trasraam dengan campuran 1 pc : 2 pc. Maksud pasang trasraam adalah agar air dari bawah tanah dapat naik ke atas pasangan tembok. Persyaratan ini dalam praktek supaya diperhatikan. Di bawah lantai diberi lapisan pasir urug setebal ? 20 cm yang dipadatkan dengan maksud agar diperoleh permukaan yang rata dan
cukup kuat.

Pondasi tidak diletakkan langsung diatas tanah dalam lubang pondasi, tetapi di atas tanah tersebut diberi lapisan pasir urug setebal 5 a 10 cm, dengan maksud agar diperoleh permukaan yang merata. Ukuran lubang dasar galian pondasi dibuat lebih lebar 20 cm kirikanan lebar dasar pondasi agar orang dapat bekerja pada waktu mengerjakan pasangan pondasi. Galian lubang pondasi dibuat miring (5 : 1) agar dinding tanah galian tidak mudah runtuh. Kemiringan galian tanah ini makin besar untuk tanah-tanah yang gembur/lembek. Trasraam dibawah lantai dapat pula diganti dengan beton bertulang yang disebut : balok “sloof” yang dibuat dari beton bertulang dengan campuran 1 pc : 2 pc : 3 kr. Maksud penggunaan balok sloof selain sebagai pengganti trasraam dibawah lantai juga untuk meratakan daya dukung dari pondasi terhadap muatan bangunan diatasnya serta penurunan pondasi mempengaruhi konstruksi bangunan diatasnya karena didukung oleh balok sloof.

Pasangan batu merah atau batu kali dapat pula seluruhnya diganti dengan beton tumbuk dengan campuran 1 ps : 3 ps : 5 kr. Prinsip konstruksinya sama dengan pasangan batu merah/batu kali. Konstruksi pondasi dengan beton tumbuk ini terutama digunakan untuk tanah basah/berair.

Selain dengan pasangan batu merah, batu kali dan beton tumbuk, pondasi staal dapat pula dibuat dari beton bertulang. Pondasi staal beton bertulang digunakan apabila diperlukan dasar pondasi yang lebar/luas akibat muatan bangunan yang besar/berat diatas tanah yang kurang baik. Prinsip dari konstruksi beton bertulang adalah terdiri dari campuran/gabungan beton dan besi baja sedemikian rupa sehingga kedua macam bahan ini merupakan satu kesatuan yang dapat menahan muatan/gaya dari suatu konstruksi bangunan.

Beton bertugas menahan gaya tekan, sedang besi baja bertugas menahan gaya tarik. Untuk beton, umumnya digunakan campuran 1Pc:2Ps:3Kr, sedang besi baja menggunakan berbagai macam ukuran/diameter yang ukuran dan jumlahnya tergantung dari hasil perhitungan konstruksi. Pemasangan besi baja atau yang lazim disebut penulangan dibagi menjadi 2 jenis tulangan yaitu tulangan pokok dan tulangan pembagi. Tulangan pembagi pada umumnya diambil 20% dari tulangan pokok.

Bentuk sederhana dari pondasi staal beton bertulang adalah bentuk strook, yang juga disebut : strip fundation atau strip footing. Konstruksi bentuk strook akan membengkok/melengkung akibat muatan dari tembok dan juga reaksi tekanan dari tanah tempat strook diletakkan. Mula-mula reaksi tekanan tanah adalah merata, tetapi berhubung beban/muatan terberat ada ditengah-tengah maka reaksi tanah akan berubah. Mengingat bentuk bidang momen seperti tergambar, maka untuk bentuk strook perlu disesuaikan dengan pembagian muatan.

Untuk letak tanah kuat yang agak dalam, misalnya 1,50 m – 2.00 m dapat pula pondasi staal diletakkan diatas timbunan pasir. Cara ini dilaksanakan apabila diinginkan menghemat biaya dari pasangan pondasi staal. Timbunan pasir harus dipadatkan selapis demi selapis (? setebal tiap 20 cm) dengan menggunakan alat penumbuk dan disiram air.

pondasi-3

pondasi-4

Stabilisasi tanah

      Stabilisasi tanah adalah suatu cara yang digunakan untuk mengubah atau memperbaiki sifat tanah dasar sehingga diharapkan tanah dasar tersebut mutunya dapat lebih baik dan dapat meningkatkan kemampuan daya dukung tanah dasar terhadap konstruksi yang akan dibangun diatasnya.
Pada umumnya, yang disebut dengan lapisan tanah yang lunak adalah lempung atau lanau yang mempunyai harga pengujian Standart PenetrationTest (N) lebih kecil dari 4 atau tanah organis seperti gambut yang mempunyai kadar air alamiah yang sangat tinggi. Dilihat dari mineral pembentuknya, tanah lempung dapat dibagi menjadi lempung ekspansif dan lempung non ekspansif. Tanah lempung ekspansif tersusun dari mineral lempung yang mempunyai karakter kembang dan susut yang besar apabila terjadi perubahan kadar air. Hal ini dikarenakan tanah ekspansif mengandung jenis-jenis material tertentu yang mengakibatkan tanah ekspansif mempunyai luas permukaan cukup besar dan sangat mudah menyerap air dalam jumlah besar.
Bila suatu konstruksi dibangun diatas tanah ekspansif maka kerusakankerusakan yang dapat terjadi antara lain retakan (cracking) pada perkerasan jalan dan jembatan, terangkatnya struktur plat, kerusakan jaringan pipa, jembulan tanah (soil heaving), longsoran, dan sebagainya. Sehingga perlu untuk mengetahui sifatsifat dasar tanah seperti penyebaran ukuran butiran, kemampuan mengalirkan air, sifat pemampatan bila dibebani (compressibility), kekuatan geser, kapasitas daya dukung tanah terhadap beban dan lain-lain.

Rute Pendakian Sindoro via Tambi

Rute Pendakian Sindoro via Tambi. Sindoro Via Tambi Gunung Sindara, biasa disebut Sindoro, atau juga Sundoro (altitudo 3.150 meter di atas permukaan laut) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindara terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing. Kawah yang disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang. Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Sejarah letusan Gunung Sindara yang telah terjadi sebagian besar berjenis ringan sampai sedang (letusan freatik).

dataijpm8conmvt5mjhbxqobno5ihxhx8se_720ahf4jh6tyjf1x9ru_yt3jjfqjcxi5thl61ictyvbc42hfzbvrzfbii57zxhrxyhuq7v56cvbe4ahe3e0xmg-rmzk21todcqrqqygxrrza1ysnrq

via Tambi jalur ini agaknya jarang di lewati oleh para pendaki soalnya tidak begitu populer, mungkin karena aksesnya yang agak sulit. jalur pendakian gunung sindoro via tambi sebenarnya juga tak kalah asik dan menantang karena kita disini disamping melewati perkebunan teh juga lewat pabrik tehnya PT. TEH TAMBI itulah namanya sebuah PT yang berada d kaki gunung Sindoro. setau aku sayangnya jalur track via sini tidak ada pos registrasi, jadi bagi para sahabat yang kebetulan mendaki sindoro via Tambi dengan memakai sepeda motor bisa menitipkan di rumah warga di Desa Sigedang atau Sikathok (desa pas pintu masuk pendakian. puncak sindoro via tambi pendakian via tambi Jalur track nya sendiri diawali dengan melewati hamparan kebun teh yang luas. Dari pinggir jalan raya masuk menuju jalur kebun teh, jalur ini jalan berbatu Karena biasa di buat untuk mengangkut teh hasil petikan dari kebun sampai menemukan Shelter terahir tempat pengumpulan hasil teh bagi para pemetik, Shelter ini berada hamper di ujung paling atas dari perkebunan teh.

Tempat ini cocok sekali untuk beristirahat baik yang akan atau turun gunung, karena tempatnya yang luas dan nyaman. Dari sini jika cuaca cerah bisa melihat ke puncak Sindoro. Jalur menuju Puncak Dari shelter ini juga tipe jalurnya sudah setapak sampai ke puncak, selepas melewati kebun teh kita di sajikan dengan pemandangan hutan muda, karena baru tumbuh kayunya bekas kebakaran, memasuki jalur ini kita seperti melewati gerbang menuju ke dunia lain, soalnya, suasananya benar-benar seperti di suatu tempat, yang terjal, disitu hanya ada ranting-ranting pohon kering, kalaupun ada pohon yang berdaun, itu pun Cuma tunas baru yang tumbuh. Hingga satu jam kedepan kamu akan melalui suasana yang “aneh” ini. Lanjut yang berikutnya adalah sabana di punggungan gunung. Walaupun track nya nanjak berbatu, 2 jam dari puncak adalah jalur yang agak berat, soalnya kita harus melewati jalur bebatuan, terkadang pohon stigi di kanan-kiri menjuntai ke jalur track. Sindoro jalur bebatuan sebelum Puncak (Sepengalamanku) jalur Via Tambi ini adalah jalur yang lumayan terjal, untuk kelompok pendaki yang beranggotakan banyak orang, tak ada lahan untuk camp di tengah jalan, karena jarang sekali terdapat tanah lapang sepanjang jalur track. Makanya pendirian Lapak Tenda harus di puncak, atau cuman pendakian tek-tok. Kalau rombongannya anggotane sedikit, agak memungkinkan ngecamp di tengah jalan jalur pendakian, tapi rawan badai juga. Jadi pinter-pinternya sahabat sekalian untuk memilih-miluh mana lokasi yang aman dan nyaman untuk bangun tenda sebelum melanjutkan perjalanan Summit attack esok paginya. Sindoro Cungur pitruk Cungur Pitruk (Hidung Pitruk) Tebing Tinggi yang menyerupai Hidung Tapi saranku sih mending langsung muncak saja dan mendirikan singgasana di puncaknya, disamping puncaknya luas dengan hamparan rerumputannya, disana juga banyak tempat berlindung dari badai. Keuntungan lain juga kita bisa dengan mudah mengawasi tenda kita. Walaupun yang terkenal pencurian di jalur timur, tetapi tindakan prefentiv untuk melindungi harta benda kita. Sepengalamanku dari beberapa kalinya pendakian Via Tambi ini belum pernah menjumpai ada yang kehilangan barang barangnya di jalur Tambi ini. kawah-mati-puncak-sundoro Kawah Sindoro.

sumber : garisdepan.id

Pengertian Pengukuran dan Pemetaan Hutan

ukur hutan
ukur hutan

Pengukuran dan pemetaan hutan terdiri dari dua kegiatan yaitu pengukuran hutan dan pemetaan hutan. Dua kegiatan tersebut sangat berkaitan. Jika dilihat dari urutannya pengukuran berkaitan dengan kegiatan hulu sedangkan pemetaan adalah kegiatan hilir. Pemetaan dengan arti lain akan bisa dilakukan manakala pengukuran telah selesai dilakukan. Kegiatan pengukuran dan pemetaan di kalangan masyarakat lebih dikenal dengan nama survei dan pemetaan.

Sekarang apa pengertian pengukuran hutan ? Apa pengertian pemetaan hutan ? Pengukuran hutan adalah kegiatan menentukan titik batas di atas permukaan bumi (tanah atau perairan) dari suatu areal hutan untuk memisahkan kawasan hutan dengan selain kawasan hutan, atau membagi jenis kawasan hutan yang memiliki perbedaan fungsi atau peruntukan. Ilmu yang mendasari pengukuran hutan ini adalah ilmu ukur tanah. Ilmu ukur tanah tersebut merupakan sebagian kecil dari ilmu yang lebih luas yang dinamakan Ilmu Geodesi.

Pemetaan hutan adalah kegiatan menggambarkan suatu kawasan hutan yang ditransformasikan ke dalam media datar dan diperkecil yang didasari dengan seni dan teknik kartografi. Ilmu Kartografi sendiri memiliki definisi sebagai gabungan dari ilmu, seni dan teknik dalam pembuatan (penggambaran) peta sehingga jelas untuk melakukan pemetaan hutan dasar ilmu yang akan dipelajari adalah Ilmu Kartografi. Guna mengenal lebih jauh tentang ilmu yang mendasari pemetaan hutan yaitu ilmu ukur tanah dan ilmu yang mendasari pemetaan hutan yaitu kartografi, mari kita pelajari terlebih dahulu satu demi satu.

Denn man Ihre Urkunde mit dem Investor teilt?

Monatliche Symbolfigur des Netzes erhöht einander gegen 7-10%. Internet bildet den Kernel, der Informationsaustausch verschiedener Informationsnetzen verschiedener Institutionen in der ganzen Globus, einer über dem anderen gehörten, bereitstellt. Datenautobahn ist ein weltweites Computernetz, das die ganze Erde abdeckt. Gegenwärtig hat Datenautobahn über 15 Millionen Abonnenten in mehr denn 150 Ländern in der ganzen Welt. Ehe wurde das Netzwerk ausschließlich denn Datei-Transfer-Protektion darüber hinaus E-Mail-Nachrichten benutzt, demgegenüber nunmehr anfang komplexer Aufgabe des eingesetztverteilten Zugriffs auf Ressourcen sorglos.

Im Vorfeld etwa zwei Jahren wurden Shelle ersonnen, die Suchfunktionen inoffizieller Mitarbeiter Gemeinschaft hatten und auch Operation auf verteilte Informationsressourcen, elektronische Archive. Das universell Gemeinschaft ist als Ergänzung zu idiosynkratisch lokalen Netzwerken geworden. Bei niedrigen Kosten, imstande sein die Benützer Zugriff zu den handels… und nicht-kommerziellen Informationsdienste in vielen europäischen Ländern fördern. InternationalesNetzwerk, der früher einzig den Forschungs- und Bildungsgruppen bedient wurde, wird es ewig in der Geschäftswelt beliebter. Die Firma anlocken Tempo, billige globale Informationsaustausch, Bequemlichkeit, Draht der gemeinsamen Operationen, die zur datenraume.de Gebot stehenden Programme, eine einzigartige Datenbank von Internet-Netzwerk. Derbei ist es rar jemandem verschlossen veranschaulichen, dass benachbart jener Internetanbindung wird die Sicherheit Ihres Gemeinschaft ansonsten die Innigkeit, die dadrin enthaltenen Aussagen gefährdet.

Die Archive des nachlaufen Zugangs zum Internet kann man Datensammlung annähernd in allen Bereichen der menschlichen Arbeit auftreiben, beginnend von neuen wissenschaftlichen Entdeckungen zur Wetterprognose für tagesanbruch. Zugleich führt interaktive Informationsaustausch im Netzwerk, vor allem im World Wide Web, zur Entstehung von Dienstleistungen, in dem Sie mit der Überbringung von Waren bekannt bimsen imstande sein. Solche aufstöbern ihre Bilder auf einem Computerbildschirm und kultivieren folglich das Gebilde mithilfe das Eintragen der Formular auf dem Anzeigegerät. Ebendiese Dienste entstehen von Zahlungsmittel der Waren ergänzt – durch das gleiche Netzwerk, den Aktivierung der üblichen Plastikkarten in Gebrauch nehmen und dann für InternationalesNetzwerk außergewöhnlich Berechnungsmechanismen entwickelt.

Die zweite Stufe – die Szene den Kunden zugrunde liegendes Zugangs an die Bank. Die Kunden sein Eigen nennen die Anlass, die Finanzinformationen zu wahrnehmen, andererseits sie haben nichts damit zu legen. Die Annäherung mit dem Kunden ist die dritte Phase. Unter Einsatz von diese Überlagerung bekommt der Käufer nicht ausschließlich den Zugriff zu Finanzinformationen, statt auch mag Anpassungen an die Informationen bemuttern, um und verschiedene Berechnungen durchzuführen. Internet ist in vielerlei nverschiedenen Bereichen der Kreditanstalt angewendet – von der Beziehung mit dem Kunden bis Austausch mit anderen Banken. Gegenwärtig verwenden kreisförmig 300 Finanzinstituten Web als Arzneimittel der Werbebanner. Die Entstehung seitens elektronischen Geld für Internet wird von den Banken finanziert,vonseiten denen einige Zahlungsservice passabel im Netz der Netze konzentriert sind.

Das ist etliche als eine neue Technologie. Sensible Daten ursprung elektronisch in der speziellen WWW-Seite in der Tat geordnet gelagert. Es wird Datenumtausch auf der Grundlage von E2E-Chiffrierung mit SSL oder TLS durchgeführt. Das versorgt maximale Sicherheit nahe der Datenübertragung im Bereich dem Server und dem Agenten, schützend am Werk von MITM-Aggression. Virtuelle Datenräume anfang invariabel weiterentwickelt und verbessern dadurch neue Funktionen für seine Benützer. Die Auskunft mit Zuarbeit der virtuellen Datenräumen zu behüten ist geschützt und geradlinig.

Pekerjaan Survei dan Pemetaan Yogyakarta

Pembuatan peta yang dikenal dengan istilah pemetaan dapat dicapai dengan melakukan pengukuran-pengukuran di atas permukaan bumi yang mempunyai bentuk tidak beraturan. Pengukuran-pengukuran dibagi dalam pengukuran yang mendatar untuk mendapat hubungan
titik-titik yang diukur di atas permukaan bumi (Pengukuran Kerangka Dasar Horizontal) dan pengukuran-pengukuran tegak guna mendapat hubungan tegak antara titik-titik yang diukur (Pengukuran Kerangka Dasar Vertikal) serta pengukuran titik-titik detail. Kerangka dasar pemetaan untuk pekerjaan rekayasa sipil pada kawasan yang tidak luas, sehingga bumi masih bisa dianggap sebagai bidang datar. Kerangka dasar pemetaan umumnya merupakan bagian pekerjaan pengukuran dan pemetaan dari satu kesatuan paket pekerjaan perencanaan dan atau perancangan bangunan teknik sipil. Titik-titik kerangka dasar pemetaan yang akan ditentukan lebih dahulu koordinat dan ketinggiannya itu dibuat tersebar merata dengan kerapatan tertentu, permanen, mudah dikenali dan didokumentasikan secara baik sehingga memudahkan penggunaan selanjutnya.

Peta merupakan hal yang sangat penting untuk perencanaan bangunan sipil, misalnya peta perencanaan jalan raya, jalan kereta api, bendungan dan sebagainya. Pemindahan titik-titik yang ada pada peta perencanaan suatu bangunan sipil ke lapangan (permukaan bumi) dalam pelaksanaanya dilakukan dengan menanamkan patok-patok dipermukaan bumi / stacking out, atau dengan perkataan lain bahwa pematokan merupakan kebalikan dari pemetaan.

Ilmu Kartografi

Kartografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu karto=carlo yang berarti permukaan dan graft yang berarti gambaran/bentuk, sehingga arti kata kartografi adalah gambaran permukaan, atau arti lain yang mudah difahami yaitu Kartografi adalah sebagai ilmu membuat peta. Arti istilah kartografi telah berubah secara fundamental sejak tahun 1960. Kartografi yang tadinya hanya didefinisikan sebagai pembuatan peta, saat ini didefinisikan sebagai penyampaian informasi geospasial dalam bentuk peta (Menno-Jan Kraak dan Ferjan Ormeling, 2007: 37).
Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa kartografi telah dikelompokan dalam ilmu pengetahuan komunikasi dan hadirnya teknologi komputer. Hal tersebut tentunya menghasilkan pandangan bahwa kartografi tidak hanya sebagai pembuatan peta semata, tetapi penggunaan peta juga termasuk bidang kartografi. Sedangkan kartografer adalah orang yang membuat peta dengan syarat-syarat sebagai kartografer adalah 50 % pengetahuan geografi, 30 % bidang seni, 10 % pengetahuan maternatis, 10 % pengetahuan peta.

Kartografi (atau pembuatan peta) adalah studi dan praktik membuat peta atau globe. Peta secara tradisional sudah dibuat menggunakan pena dan kertas, tetapi munculnya dan penyebaran komputer sudah merevolusionerkan kartografi. Banyal peta komersial yang bermutu sekarang dibuat dengan perangkat lunak pembuatan peta yang merupakan salah satu di antara tiga macam utama; CAD (desain berbatuan komputer), GIS (Sistem Informasi Geografis), dan perangkat lunak ilustrasi peta yang khusus (http://id.wikipedia.org/ wiki/Kartografi).

Kartografi merupakan ilmu yang khusus mempelajari segala sesuatu tentang peta mulai dari sejarah, perkembangan, pembuatan, pengetahuan, penyimpanan, hingga pengawetan serta cara-cara penggunaan peta. Menurut ICA (1973), kartografi adalah seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi tentang pembuatan peta-peta, sekaligus mencakup studinya sebagai dokumen-dokumen ilmiah dan hasil karya seni. Peta merupakan karya seni yang bersifat ilmiah dan merupakan ilmu pengetahuan tentang pembuatan peta termasuk semua tipe peta, plan (peta skala besar), charts, bentuk tiga dimensional dan globe yang menyajikan model bumi atau sebuah benda angkasa dalam skala tertentu. Menurut ICA (1973), definisi peta adalah suatu representasi/gambaran unsur-unsur atau kenampakan-kenampakan abstrak, atau yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, dan umumnya digambarkan pada bidang datar dan diperkecil/diskalakan.

Berdasarkan pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tugas dari pembuat peta (kartografer), yaitu merancang peta (map design) yang meliputi desain simbol (symbol design), tata letak peta (map lay-out), isi peta (map content), dan generalisasi (generalization). Peta merupakan suatu media komunikasi grafis yang berarti informasi yang diberikan dalam peta berupa suatu gambar atau simbol.

Ada beberapa prinsip pokok yang harus diperhatikan dalam pembuatan suatu peta, prinsip pokok dalam pembuatan peta tersebut antara lain :
1. Menentukan daerah mana yang akan dipetakan.
2. Membuat peta dasar (base map) terlebih dahulu, yaitu peta yang belum diberi simbol atau keterangan-                          keterangan.
3. Mencari, mengidentifikasi, dan mengklarifikasikan data untuk peta tersebut sesuai dengan kebutuhan.
4. Membuat simbol-simbol yang mewakili data tersebut.
5. Menempatkan simbol tersebut pada peta dasar (base map).
6. Membuat legenda (keterangan).
7. Melengkapi peta dengan tulisan (lattering) secara baik dan benar.

Teknik yang berkaitan dengan pembuatan peta akan dibahas pada bab tersendiri berikutnya. Setelah peserta didik memahami tentang definisi pegukuran dan pemetaan selanjutnya adalah peserta didik akan dikenalkan dengan pekerjaan pengukuran dan pemetaan.