Home Blog Page 21

Tersangka Penambang Antarkan Sendiri Backhoe Ini ke Polres

0

BANTUL-Pasca menetapkan status tersangka pada Sumaryanto alias Siwo warga Desa Canden akhir Desember lalu, pihak Polres Bantul resmi menyita satu unit backhoe milik tersangka yang dinyatakan bersalah atas dugaan praktik pan ilegal pasir urug di Dusun Grogol VII Desa Parangtritis Kecamatan Kretek.

Backhoe milik tersangka penambangan ilegal disita Polres Bantul, Senin (9/1/2017) siang. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)

Diakui Kasatreskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo, penyitaan itu dilakukannya pada Jumat (6/1/2017) lalu. Dikatakannya, backhoe itu diantarkan sendiri oleh pemiliknya sebagai barang bukti penyerta pemeriksaan.

“Sebenarnya ada barang bukti lain seperti truk. Tapi kami rasa backhoe ini saja sudah cukup,” katanya ketika dihubungi wartawan, Senin (9/1/2017) pagi. Dari hasil pemeriksaan, Anggaito memastikan bahwa backhoe dengan model Komatsu SAA12V140E-3 itu adalah milik tersangka sendiri. Backhoe itu biasa digunakan tersangka untuk mengeruk tebing guna mengumpulkan pasir urug. “Sedangkan harga per rit, diperkirakan berkisar Rp140.000-an,” imbuhnya.

Tak hanya itu, jelang dilakukannya pemberkasan terhadap tersangka sebelum diajukannya ke Kejaksaan Negeri Bantul, pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Terakhir, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi yang merupakan rekanan bisnis dari tersangka. Dikatakan Anggaito,  ketiga saksi itu sejatinya merupakan saksi yang sengaja didatangkan oleh tersangka untuk meringankan tuntutan. Namun, menurutnya, hal itu tak begitu berpengaruh.

Pasalnya, sejak awal, tersangka sudah dipastikan melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Dikatakannya, tersangka belum memiliki izin untuk operasi produksi.“Izin yang ia punya cuma IUP [Izin Usaha Pertambangan] Eksplorasi. Tapi nyatanya, pasir itu ia jual. Pasal yang dilanggar  adalah pasal 160 ayat 2 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Desa Parangtritis Topo sebelumnya pernah menuturkan bahwa sebagian lahan miliknya juga masuk dalam area penambangan. Ia pun pernah membuktikan sendiri truk pengangkut pasir urug itu menuju ke lokasi proyek pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Ia pun baru mengetahui bahwa praktik penambangan itu ternyata belum berizin. Ia mengira, dengan menyuplai pasir untuk proyek nasional, praktik penambangan itu pun sudah memiliki izin resmi. “Pihak desa tahunya penambangan itu sudah berizin, jadi kami membiarkan saja,” sebutnya.

Sumber : harianjogja.com

Petani Srumbung Minta Pemkab Magelang Stop Beri Izin Pengeruk Pasir Merapi

0
Massa dari lereng gunung Merapi yang mayoritas petani melakukan aksi damai menentang penambangan yang berdampak pada kerusakan alam, di jalan Talun Muntilan Kabupaten Magelang

MAGELANG – Ratusan  petani dari  lereng Gunung Merapi bersama dengan Komunitas Jogo Merapi di Kabupaten Magelang, menggelar aksi damai di perempatan Jalan Talun Muntilan,  Senin (1/8). Mereka menuntut pemerintah untuk tegas dalam melaksanakan regulasi tentang penambangan galian golongan C di sekitar gunung Merapi. Massa mulai berkumpul sekitar pukul 10.45 wib. Mereka datang dari kecamatan Dukun, Srumbung dan Sawangan yang merasakan dampak langsung dari aktivitas penambangan pasir Merapi. Mereka membawa berbagai poster yang isinya minta agar pemerintah menyikapi dengan arif bijaksana perihal penambangan. Sebab adanya penambangan telah menyengsarakan masyarakat di lereng Merapi.
Sebelum melakukan aksi damai di jalan raya Muntilan-Jogjakarta, massa berkumpul di Lapangan Garon, Banyubiru, Dukun. Mereka kemudian berangkat menuju lokasi orasi dengan menggunakan puluhan sepeda motor dan beberapa mobil bak terbuka. Julis, salah satu petani ikan dari kecamatan Dukun mengatakan, sudah sejak 2 tahun terakhir, usahanya di bidang perikanan tidak bisa maksimal lantaran kekurangan air. “Debit air sekarang semakin berkurang, tidak seperti dulu yang berlimpah ruah. Ini karena resapan air dari lereng gunung Merapi banyak yang rusak karena adanya penambangan,” kata Julis.
Ketua Komunitas Jogo Merapi, M Hendrat mengatakan, penambangan yang ada di wilayah lereng gunung Merapi, sudah merusak alam dan melanggar hukum. Namun pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para penambang itu, tidak ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. “Tak ada keberanian aparat penegak hukum untuk menindak mereka, padahal kita hidup dinegara hukum. Kami hanya minta aparat penegak hukum tegas dalam menindak para penambang yang telah merusak alam itu,” kata Hendrat.
Senada dengan Julis, kegiatan penambangan telah merusak alam. Petani sudah mulai kesulitan mendapatkan air untuk mengairi lahan pertaniannya. Hal itu terjadi, karena saat ini sudah banyak sumber-sumber mata air yang telah mengering. Anggota tim advokasi Komunitas Jogo Merapi, Rahmad Hendro Saputro menambahkan, saat ini sudah mulai ada mata air yang mengering. “Kalau musim kemarau trus bagaimana? apa harus menunggu droping air?” katanya.
Koordinator Jogo Merapi Kecamatan Dukun, Edi menambahkan, penambangan yang dilakukan saat ini, sudah masuk ke wilayah perhutani yang sejatinya harus dilindungi. Kenyataan yang ada, pemerintah tampak membiarkan hal itu terjadi.  Melihat kenyataan itu, Bupati harus tegas menerapkan aturan. Jangan biarkan rakyat bertindak dengan cara mereka sendiri-sendiri. Alam harus kita jaga. Jangan dirusak,” imbuhnya.
Usai berorasi, ratusan demonstran membubarkan diri karena sempat terjadi kesalahpahaman dengan beberapa massa pro penambangan. Namun demikian, aparat langsung melakukan antisipasi sehingga ketegangan bisa segera diredam. Anang Immanudin, perwakilan PT SKS, salah satu pemegang ijin penambangan menggunakan alat berat di Kecamatan Srumbung menegaskan, kalau dirinya bukan pengkhianat dan bukan perusak alam. “Justru kami merawatnya. Memang kami menambang, namun sudah sesuai aturan. Kami mengantongi ijin. Dan kami juga melakukan reklamasi sesuai perintah undang-undang. Ini bukti kami taat dengan hukum,” jelas Anang yang dulu dikenal sebagai aktivis penentang penambangan. (MJ-24)

sumber : metrojateng.com

Jual Pasir Sleman Murah

0

Kebutuhan pasir diarea kabupaten Sleman semakin meningkat. Didasarkan dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang ada dikabupaten Sleman. Baik pembangunan gedung pemerintah dan gedung-gedung swasta.  Untuk pembangun gedung pemerintah meliputi gedung kabupaten gedung-gedung pelayanan umum. untuk itu perusahan kami menyediakan jasa levelansir bahan bangunan berupa pasir dan batu.

Bongkar Pasir di hotel Ibis dan Mercure jl Solo

Pasir Merapi  diambil dari aliran gunung Merapi. Pasir merapi cocok digunakan untuk kontruksi bangunan anda. Selaku supliyer pasir terbesar diarea sleman kami memberikan harga yang kompetitif untuk pasir merapi dan pasir progo. Levelansir perusahhan kami menjual berbagai jenis pasir untuk kebutuhan bangunan selalu memberikan harga yang murah dan berkwalitas . Levelenasir kami berada dikabupaten sleman yang sanggup melayani untuk area yogyakarta dan sekitarnya. Harga pasir kami lebih murah dibanding levelansir lainya. karena kami mempunyai tambang sendiri dan mempunyai izin pertambangan dari Dinas ESDM.. Buktikan dan kunjungi levenlansir bahan bangunan kami.

Dibasecam kami menyediakan berbagai jenis pasirbaik pasir merapi dan progo. selain itu kami menyediakan sirtu*pasirbatu( beskos dan abu batu, batu Split berbagai ukuran dan lainya

  • jual pasir jogja
  • jual pasir yogyakarta
  • harga pasir per rit di jogja
  • tanah urug yogyakarta
  • jual pasir di jogja
  • jual pasir progo yogya
  • jasa pasir merapi di jogja
  • jasa levelansir pasir  di jogja
  • jasa pasir di yogyakarta
  • harga pasir di jogja
  • pasir yogyakarta

 

 

Jual Pasir Wonosari

0

Kebutuhan pembangunan diarea Wonosari begitu cepat ini didasarkan dengan progarmpemerintah dalam menggencarkan infrastruktur yang ada di pemerintah. Untuk itu kami bergerak dibidang supliyer bahan bangunan meneyediakan kebutuhan pasir dan batu untuk pembangun rumah tinggal
Jual Pasir Wonosari , Harga Pasir Wonosari  Termurah Kualitas Terbaik, Supplier dengan Pengiriman Cepat dan Mudah. Pasir wonosari yang berasla dari aliran gunung merapi  adalah salah satu dari banyak bahan bangunan yang banyak dibutuhkan dalam sebuah proyek konstruksi. Terdapat berbagai jenis pasir seperti pasir gendol, kali kuning, pasir kali boyong, pasir progo, dan lainnya. Dari sekian banyak pasir yang memiliki manfaat berbeda dari segi pembangunan, pasir merapi merupakan suatu bahan yang paling dibutuhkan dan paling cocok untuk pengerjaan bahan cor karena sifatnya yang memiliki tesktur butiran pasir yang kasar serta dikenal kuat dan tidak mudah di hancurkan serta tahan lama dari segala macam cuaca yang tidak bisa di predeksi. Jika anda salah satu dari banyak orang yang membutuhkan pasir jenis ini kami.

Jual Pasir wonosari

Segala jenis pasir merapi dan batuan yang kami jual terjamin kondisi nya dan akan tetap memiliki kualitas yang baik setelah barang sampai ke anda. Pasir merapi yang baik untuk bahan cor ini bisa anda dapatkan melalui kami yang melayani order ke dalam dan luar kota dengan jangka waktu yang dibutuhkan tanpa terlambat sehingga barang kiriman yang anda pesan tetap dalam kondisi dan volume yang utuh sesuai pesanan. Berikut kami akan review sedikit tentang pasir mearpi yang mungkin anda butuhkan untuk mengetahui lebih dalam tentang bahan bangunan berupa pasir berwarna hitam untuk kebutuhan proyek anda di kabupaten Wonosari

Harga pasir Wonosari

Harga Jual pasir Merapi yang bisa anda temui di pasaran akan berkisar dari harga 200 rb – 300 rb per m³ dan harga nya bisa sewaktu – waktu berubah jika takaran dari pembelian nya juga berbeda, pasir yang biasanya banyak di temui dia kawasan lereng gunung merapi ini termasuk paling banyak di cari untuk pembangunan suatu konstruksi rumah dan lain – lainnya.

APA ITU PASIR Merapi?

Terdapat banyak macam pasir yang bisa ditemukan dari alam contohnya dari areal pegunungan merapi, sungai, serta pinggir laut/pantai. Jenis yang banyak diambil atau dimanfaatkan oleh manusia antara lain yaitu, pasir putih, pasir hitam / pasir beton, pasir silika, pasir kuarsa, pasir pasang, pasir bangka, dan pasir besi. Pemanfaatan dari berbagai pasir ini tergantung dari kebutuhan pembangunan konstruksi yang sedang anda lakukan. Biasanya untuk tahap awal yang mebutuhkan pekerjaan urug, pondasi, dan plester dinding membutuhkan berbagai macam jenis bahan bangunan seperti pasir urug untuk pengurugan, pasir merapi atau pasir progo untuk plesteran dinding, dan batu kali atau batu pecah lainnya sebagai pondasi.

Struktur Pasir Merapi

 

Pasir merapi ini memiliki ciri menonjol yaitu wujudnya yang berupa butiran kasar berwarna hitam pekat dan mengandung lumpur yang sangat sedikit, pasir ini bisa banyak anda temukan di aliran kawah gunung merapi serta aliran sungai dilereng . Pasir yang berasal dari batuan hitam yang melapuk dan mengendap ini memiliki struktur yang tajam dan kasar sehingga diperlukan untuk di ayak sebelum digunakan dalam adukan bahan cor yaitu semen dan air yang memiliki ph yang pas. Selain untuk bahan cor, pasir merapi juga sering digunakan sebagai plesteran dinding setelah tentu nya diayak secara manual maupun menggunakan mesin sederhana yang khusus dibuat untuk mengayak pasir. Hasil plesteran dinding yang di dapat dari pasir merapi ini bersifat lebih halus namun tidak mengurangi kekuatan struktur dari konstruksi sama sekali sehingga malah meningkatkan suatu kualitas dari dinding bangunan anda.

Baca juga Jual Pasir bantul

TIPS DAN CARA UNTUK MEMILIH PASIR HITAM / PASIR MERAPI YANG BERKUALITAS BAIK UNTUK PROYEK ANDA DI WONOSARI

Pasir Merapi  yang bisa dibilang berkualitas baik yaitu pasir merapi yang memiliki sedikit kandungan lumpur atau residu lainnya, untuk mengetahui atau meneliti hal ini sendiri caranya cukup mudah yaitu dengan menggenggam sedikit dari pasir merapi ini dan jika terasa kasar dan tidak menggumpal maka kandungan lumpur dari pasir hitamnya pun bisa dibilang sedikit atau dengan kadar yang rendah. Cara lainnya adalah jika pasir hitam ini dilarutkan ke dalam air, perhatikan warna nya. Jika warna dari larutan pasir hitam ini berwarna coklat keruh, hal ini membuktikan bahwa kandungan lumpur masih cukup banyak dan tidak bisa dibilang pasir hitam yang berkualitas baik. Pasir merapi yang di larutkan dalam air seharusnya tetap berwarna hitam pekat karena hanya terdiri dari butiran hitam kasar tanpa tercampur residu lainnya.

Sekian yang bisa kami sampaikan kepada anda warga wonosari , kami telah me review banyak hal tentang pasir merapi beserta harga dan jika anda berminat untuk memesan pasir merapi ini untuk bahan penunjang pembangunan anda, anda bisa langsung kunjungi laman website kami yaitu urugjogja.com. kami menawarkan harga standar terhadap banyak bangunan dan tentu nya pasir merapi yang mungkin sedang anda butuhkan sekarang.

Popular Posts

Jasa Rental Alat Berat

Kontak Person

TUJUAN UKRAN BAN TRUK