Keberhasilan Pengecatan

Pengecatan Besi

Talang Vertikal

Bak Kontrol

Uncategorized

Home Uncategorized

SEWA BULLDOZER YOGYAKARTA

0

Sewa Bulldozer  Yogyakarta Pada dasarnya bulldozer adalah alat yang menggunakan traktor sebagai penggerak utama. Kita menyebut bulldozer, oleh karena biasanya traktor dilengkapi dengan dozer attachment, . dalam hal ini attachmentnya Bulldozer, sebenarnya adalah nama jenis dari dozer, yang mempunyai kemampuan untuk mendorong ke muka. Lain pula dengan angle dozer, selain mendorong lurus ke depan, juga mempunyai kemampuan untuk mendorong kesamping  Angling demikian biasanya membuat sudut 25° terhadap kedudukan lurus.

Menurut track shoenya Sewa Bulldozer Yogyakarta dibedakan sebagai berikut :
1. Crawler tractor dozer (dengan roda kelabang)
2. Wheel tractor dozer (dengan roda ban)
3. Swamp bulldozer (untuk daerah rawa-rawa)
Berdasarkan penggerak bladenya, Sewa Bulldozer Yogyakarta dibedakan sebagai berikut:
1. Cable controlled (kendali kabel) pada saat ini sudah tidak diproduksi lagi.
2. Hydraulic controlled (kendali hidrolis).

Fungsi Dan Kerja Fungsi Dan Kerja Sewa Bulldozer Yogyakarta :
Pada proyek-proyek konstruksi, terutama proyek yang ada hubungannya dengan pemindahan tanah tentunya, Fungsi Dan Kerja Bulldozer : Pada proyek-proyek konstruksi, terutama proyek yang ada hubungannya dengan pemindahan tanah tentunya, Bulldozer digunakan pada pelaksanaan pekerjaan seperti tersebut dibawah ini :
1. Pembersihan medan dari kayu-kayuan, pokok-pokok/tonggaktonggak pohon dan batu-batuan;
2. Pembukaan jalan kerja di pegunungan maupun di daerah berbatubatu;
3. Memindahkan tanah yang jauhnya hingga 300 feet, atau ± 90 m.
4. Menarik scraper
5. Menghampar tanah isian I urugan (fills)
6. Menimbun kembali trencher;
7. Pembersihan sites/medan
8. Pemiliharaan jalan Kerja
9.Menyiapkan material-material dari soil borrow pit dan quarry pill tempat pengambilan material. digunakan pada pelaksanaan pekerjaan seperti tersebut dibawah ini :
Seperti dijelaskan di atas bahwa Bulldozer mempunyai blade yang tegak lurus pada arah gerak maju, sedang untuk angle dozer, blade selain
tegak lurus juga dapat menyerong. Bulldozer mendorong tanah ke depan, sedang angle dozer ke depan dan ke samping. Beberapa konstruksi bulldozer mempunyai blade yang memungkinkan berfungsi sebagai bulldozer, juga sebagai angle dozer, dengan cara
menyetel bladenya sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan.

Macam Blade :
Pada umumnya blade yang dipakai pada bulldozer dan/atai.J angle
dozer ada beberapa jenis :
C.1. Universal Blade (U-Biade)

Hal ini memungkinkan bulldozer membawa/mendorong muatan lebih banyak·karena kehilangan muatan yang relatif kecil dalam jarak yang
cukup jauh. Kebanyakan bulldozer dengan blade jenis ini digunakan pada pekerjaan-pekerjaan :
a. Land reclamation/Reklamasi tanah,
b. Stock pile work/Pekerjaan-pekerjaan Penyediaan material.
c. Dan lain-lain.

Straight Blade (S – Blade)
Blade jenis ini adalah yang paling cocok untuk segala jenis lapangan, blade ini juga merupakan modifikasi dari U blade,manuever lebih mudah
dan dengan blade ini pula bulldozer dapat menghandel material dengan mudah.

Angling Blade (A· Blade)
Angle blade ini dibuat untuk posisi lurus danmenyerong.Biade ini juga dibuat untuk :
a. Pembuaogan ke samping (side casting)
b. Pembukaan jalan (pioneering roads)
c·. Menggali saluran (cutting ditches).
d. Dan lain- pekerjaan yang sesuai.

Cushion Blade (C · Blade)
Blade jenis ini dilengkapi oleh ·”rubber cushion” (bantalan karet) untuk meredam tumbukan:

Selain untuk push-loading, blade ini juga dipakai unt.uk pemeliharaan jalan dan pekerjaan dozing yang lain mengingat Iebar C blade ini memungkinkan untuk meningkatkan kemampuan manuver.

Bowldozer.

Blade demikian dibuat untuk membawa/mendoronQ material. agar jumlah kehilangan tanah selama penggusuran sesedikit mungkin, hal ini terjadi akibat adanya dinding-dinding besi yang ada disamping blade, juga untuk jarak yang cukup jauh.

Seperti misalnya :
a. Stock pile dari tanah lepas/gembur.
b. Reklamasi/pegunungan dengan tanah lepas/gembur.
Pemilihan blade disesuaikan dengan ukuran dan kemampuan bulldozer
D. Hal-hal yang perlu :
Perbandingan Cable Controlled dan Hydraulic Controlled. (Kendali
kabel dan kendali hidraulis). Banyak perbedaan antara bulldozer dengan c”ble controlled dan
hydraulic controlled.

CABLE CONTROLLED (kendali kabel)
1. Kesederhanaan dalam pemasangan.
2. Kesederhanaan dalam perbaikan dan pemeliharaan alat.
3. Bahaya akaJn rusaknya mesin berkurang, karena blade dapatmengangkat dengan sendirinya jika menemui suatu rintangan misalnya tunggul-tunggul pohon.
4. Di samping disebutkan diatas, kekurangannya adalah kadang· kadang memerlukan pekerjaan pembantu misalnya blasting· dalam suatu pekerjaan penggusuran.

berikut ini foto-foto bulldoser jogja

bulldoser jogja

proyek meratakan tanah dijogja

Penggerebekan Tambang Ilegal, Polisi Baru Tetapkan 1 Tersangka

0

Wonosari —Proses hukum terkait penambangan ilegal yang dilakukan di Padukuhan Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Kecamatan, Karangmojo terus berlanjut. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka.

Dijelaskan oleh Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino bahwa, berdasarkan bukti-bukti dan keterangan para saksi, akhirnya penyidik menetapkan KMY warga Kecamatan Ngawen sebagai tersangka. Peran KMY dalam kasus tersebut adalah sebagai koordinator para pekerja penambang tersebut.

“Tersangka saat ini sudah diamankan di Mapolres Gunungkidul,” papar Ngadino, Kamis (27/10/2016) siang.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi adalah satu buah alat berat berupa backhoe, 1 buah buku rekapan penjualan dan uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan material tambang sejumlah Rp 900.000.

Ngadino menambahkan, kepada tersangka, polisi menjeratnya dengan pasal Pasal 158 UU RI no 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun dan denda paling banyak 10 Miliar.

“Polisi masih melakukan pendalaman dan pengembangan terkait kasus ini,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Gunungkidul pada selasa (25/10/2016) lalu menggrebek praktek penambangan ilegal di Padukuhan Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Belasan pekerja dan pengemudi truk sempat diamankan dalam penggerebekan tersebut.

sumber sorotgunungkidul.com

PONDASI PIJLER

0

Dalam pelaksanaan pembuatan pondasi staal, terlebih dahulu harus dilakukan penggalian tanah sepanjang tembok sesuai gambar denah bangunan berupa parit-parit. Apabila letak kedalaman tanah baik/kuatantara 0,80 – 2,00 m, penggalian parit-parit tidak mengalami kesukaran. Tetapi kalau letak kedalaman tanah baik sampai 2,50 – 3,00 m, maka penggalian parit tidak menguntungkan lagi. Oleh karena itu digunakan pondasi dengan konstruksi lain, yaitu yang disebut pondasi pijler. Bahan dari pondasi pijler dapat menggunakan :
a. pasangan batu merah
b. pasangan batu kali
c. beton batu kali, yaitu pasangan batu kali dengan perekat/spesi dari beton. Bentuk dari pondasi pijler berupa pyramida terpancung.

popiler

 

Pondasi pijler dibuat pada sudut-sudut bangunan, pertemuan temboktembok. Jarak antara pijler yang satu dengan yang lain diambil ? 3,00
BENTUK PONDASI PIJLER
Tampak Atas Tampak
Proyeksi 11 m rata-rata (2,50 – 3,50m). Diatas pondasi pijler diletakkan balok sloof, seperti halnya pada perkembangan konstruksi pondasi staal.

Ukuran dari pondasi pijler tidak sama besar, artinya untuk tembok bagian luar yang mempunyai beban/muatan besar ukuran pondasi pijler juga lebih besar dibandingkan dengan ukuran pondasi pijler yang memikul tembok bagian dalam. Juga ukuran pijler yang ini tergantung dari jarak antara pijler yang satu dengan yang lain. Tetapi untuk memudahkan dalam pelaksanaan, ukuran pijler-pijeler pada temboktembok luar diambil sama besar dan sebagai dasar ditetapkan ukuran hasil perhitungan yang terbesar.

kontruksi-pondasi

perkmbngna-koplier

Balok sloof dipindahkan ke atas sebagai pengganti dari trasraam bagian bawah (di bawah lantai), sedang pasangan pondasi pijler dinaikkan.
Balok sloof dipindahkan ke atas seperti perkembangan pertama, tetapi pasangan pondasi pijler tidak dinaikkan. Untuk menahan tekanan tanah/pasir di bawah lantai, konstruksi balok sloof yang tidak diatas pijler dapat dibuat lebih tipis.

beton-slof

Pondasi pijler dapat pula dihubungkan dengan lengkung-lengkung dari pasangan batu merah, jadi tidak dihubungkan dengan balok sloof. Konstruksi jenis ini sebenarnya merupakan konstruksi pondasi pijler yang mula-mula dikenal sebelum orang mengetahui konstruksi dengan menggunakan beton bertulang. Bentuk lengkung penghubung ini ada dua macam, yaitu lengkung segment (tembereng) dan lengkung setengah lingkaran.
Untuk lengkung penghubung tembereng, pada sudut-sudut bangunan harus diberi perkuatan untuk menahan gaya-gaya keluar Sedang pada lengkung penghubung setengah lingkaran tidak diperlukan perkuatan, karena arah gaya ada yang hanya berupa tegak/vertikal (V).

Langkah-Langkah Pembuatan Pondasi

0

Rancangan pembuatan propil dari gambar pondasi, khusus pondasi staal termasuk pondasi dangkal memanjang dapat dilihat dari bentuk denah bangunan, dengan berbagai jenis pertemuan yaitu pertemuan siku, pertemuan tegak dan pertemuan silang.
Pemasangan propil pondasi stall

pondasi-stal

 

pondasi-stal1

 

1. Alat

– Cetok
– Water pass
– Pukul besi (berat 1 kg)
– Benang
– Ember
– Kotak spesi
– Cangkul
– Sekop
– Bodem (berat 4 kg)
– Paku 1,5”

2. Bahan
– Batu kali
– Kapur
– Semen merah / PC
– Pasir
– Air
– Papan 2/20, balok 4/6
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
– Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, gunakan pakain kerja secara benar dan lengkap.
– Pecahlah batu yang terlalu besar menggunakan bodem atau pukul besi, sehingga mudah untuk diangkat
– Lakukan pemecahan batu di tempat yang tidak membahayakan akibat pecahan batu yang terlempar.

4. Langkah Kerja
– Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
– Bersihkan galian yang telah dibuat dan kontrol kedalaman dan lebar galian serta kelurusannya.
– Hamparkan pasir sebagai lapisan dasar pondasi dan dipadatkan sehing-ga mempunyai permukaan yang rata dengan tebal minimum +20 cm.
– Apabila pasirnya kering pada saat pemadatan lakukan penyiraman dengan air secukupnya (jangan terlalu jenuh).
– Setelah padat siramlah dengan air hingga jenuh
– Pasanglah profil pondasi secara kuat pada ujung-ujung pondasi.
– Pasanglah satu lapisan batu kosongan dengan ketinggian + 15 cm – 20 cm (tanpa spesi) sepanjang pondasi sebagai lapisan dasar, kemudian taburkan pasir serta disiram air sampai celah-celah antara batu dapat terisi penuh.
– Rentangkan benang sisi luar rencana pondasi antara profil dengan profil setinggi + 30 cm.
– Hamparkan spesi pondasi dan pasanglah batu pondasi dengan rapi dengan posisi batu mendatar.
– Ulangi langkah di atas sampai dengan ketinggian sesuai dengan rencana.
– Isilah celah-celah antara batu pondasi bagian samping sampai penuh.

 

Popular Posts

Tentang Urug Jogja

Galeri

Kontak Person